Edwin Andalkan Practical Effects di Film Monster Pabrik Rambut

Nusantara Showbiz – Sutradara Edwin menghadirkan pendekatan berbeda dalam film horor fantasi Monster Pabrik Rambut dengan mengandalkan sekitar 90 persen practical effects dan meminimalkan penggunaan CGI.

Berbagai elemen visual, seperti monster raksasa dan rambut yang bergerak sendiri, dibuat secara fisik selama proses produksi. Sementara itu, teknologi komputer hanya digunakan untuk menyatukan elemen-elemen tersebut agar tampak lebih organik.

Untuk memperkuat nuansa retro, film produksi Palari Films ini juga menggunakan teknik Digital-to-Film-to-Digital (DFD), yaitu memindahkan rekaman digital ke pita seluloid sebelum dipindai kembali ke format digital. Teknik tersebut menghasilkan tekstur visual yang menyerupai film-film klasik.

Penulis skenario Eka Kurniawan mengungkapkan bahwa sosok monster dalam film terinspirasi dari makhluk-makhluk grotesk dalam komik Petruk Gareng karya Tatang S.

Selain kembali berkolaborasi dengan Eka Kurniawan, Edwin juga bekerja sama dengan sinematografer Jepang Akiko Ashizawa untuk menghadirkan dunia horor fantasi yang unik, memadukan estetika komik, fantasi, dan kritik sosial dalam satu pengalaman sinematik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *