Empat Musim Pertiwi Wakili Indonesia di Oscars 2027

Nusantara Showbiz — Film Empat Musim Pertiwi persembahan Forka Films resmi terpilih sebagai wakil Indonesia untuk ajang Academy Awards (Oscars) ke-99 yang digelar pada 2027.

Film yang ditulis dan disutradarai Kamila Andini serta diproduseri Ifa Isfansyah tersebut akan mewakili Indonesia dalam kategori Best International Feature Film.

Keputusan tersebut ditetapkan oleh Komite Seleksi Oscars Indonesia (The Indonesian Oscars Selection Committee/IOSC) dalam rapat pleno pada Senin (14/9). Sebelumnya, sejumlah film unggulan menjalani proses penilaian dan penayangan khusus di Bioskop XXI Senayan City, Jakarta.

Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) bertindak sebagai Pelaksana Resmi Seleksi Oscars Indonesia 2026, dengan Deddy Mizwar sebagai Ketua Pelaksana.

Produser Empat Musim Pertiwi, Ifa Isfansyah, menyambut terpilihnya film tersebut sebagai wakil Indonesia di ajang perfilman bergengsi dunia.

“Kami sangat bangga Empat Musim Pertiwi akan mewakili Indonesia di Academy Awards. Sebagai sutradara, Kamila Andini membuat film ini sangat bernuansa Indonesia dalam latar dan perspektifnya, sekaligus berbicara tentang pengalaman universal mengenai trauma, ketangguhan, dan pencarian tempat pulang,” ujar Ifa.

Menurut Ifa, perjalanan film tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai mitra internasional yang terlibat dalam produksinya.

Sementara itu, Kamila Andini mengatakan dirinya merasa terhormat film tersebut dipercaya menjadi perwakilan Indonesia.

“Saya merasa sangat terhormat film Empat Musim Pertiwi akan mewakili Indonesia di ajang Academy Awards. Film ini bercerita tentang kepulangan, tidak hanya ke suatu tempat, tetapi ke bagian-bagian dari diri kita yang terpaksa harus kita tinggalkan,” kata Kamila.

Ia menambahkan, cerita dalam film tersebut berangkat dari pengalaman yang sangat berakar pada Indonesia, tetapi membawa persoalan yang dapat dirasakan secara universal.

“Film ini sangat berakar pada Indonesia, namun pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya tentang trauma, ingatan, kekerasan, dan penyembuhan bersifat universal,” ujarnya.

Tayang di Festival Film Internasional

Sebelum dipilih menjadi wakil Indonesia di Oscars, Empat Musim Pertiwi telah lebih dahulu mencatatkan perjalanan internasional.

Film tersebut melakukan world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 dalam program Centerpiece.

Film ini juga dijadwalkan tampil di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 bertepatan dengan tanggal perilisan di bioskop Indonesia, yakni 8 Oktober 2026.

Selain Toronto dan Busan, Empat Musim Pertiwi juga resmi terpilih untuk tayang di Tokyo International Film Festival pada akhir 2026.

Sementara bagi penonton Indonesia, kesempatan menyaksikan film ini lebih awal tersedia melalui pemutaran terbatas selama tujuh hari, mulai 22 hingga 28 September 2026.

Adapun penayangan reguler di bioskop Indonesia dijadwalkan mulai 8 Oktober 2026.

Kisah Kepulangan Pertiwi

Empat Musim Pertiwi dibintangi Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan.

Film ini mengikuti perjalanan Pertiwi yang diperankan Putri Marino. Setelah 20 tahun, Pertiwi akhirnya kembali ke tempat asalnya.

Namun, kepulangannya tidak disambut hangat. Warga bahkan keluarganya sendiri enggan menerimanya.

Hanya Mak Ira yang diperankan Christine Hakim dan Bisma yang dimainkan Arya Saloka yang menyambut kepulangannya.

Bagi Pertiwi, kembali ke rumah berarti membuka kembali masa lalu yang pernah membawanya hingga ke balik jeruji penjara.

Namun kali ini ia tidak datang untuk melarikan diri. Ia datang untuk menghadapi empat musim dalam hidupnya yang pernah membuat dunianya gelap, sebelum perlahan menemukan jalan untuk kembali mekar dan menuju cahaya.

Melanjutkan Jejak Internasional Kamila Andini

Terpilihnya Empat Musim Pertiwi juga melanjutkan kiprah internasional Kamila Andini.

Film-film garapannya sebelumnya telah mendapat perhatian di berbagai festival film internasional, termasuk Toronto International Film Festival, Busan International Film Festival, dan Tokyo International Film Festival.

Film Yuni (2021), misalnya, melakukan pemutaran perdana di TIFF dan meraih Platform Prize. Film tersebut kemudian dipilih sebagai wakil Indonesia untuk Academy Awards.

Sementara Before, Now & Then (Nana) melakukan pemutaran perdana dalam kompetisi di Berlinale. Film tersebut juga mengantarkan Laura Basuki meraih Silver Bear untuk kategori Pemeran Pendukung Terbaik.

Empat Musim Pertiwi juga telah masuk dalam jajaran film yang mendapat pengakuan di tingkat internasional dan dinominasikan untuk kategori Sinematografi Terbaik di Asian Pacific Screen Awards 2026.

Kolaborasi Internasional

Diproduksi Forka Films, Empat Musim Pertiwi merupakan hasil ko-produksi internasional yang mempertemukan mitra kreatif dan produser eksekutif dari Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Arab Saudi, dan Singapura.

Penjualan internasional film ini ditangani Goodfellas, perusahaan penjualan film berbasis di Paris yang dikenal menangani sejumlah film berbasis auteur dari berbagai negara.

Film Empat Musim Pertiwi akan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.

Informasi terbaru mengenai film tersebut dapat diikuti melalui akun Instagram resmi Forka Films, @forkafilms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *