Nusantara Showbiz – Ustadz Reza meminta pemerintah bertindak cepat dan tegas dalam menangani kebakaran hutan yang semakin meluas di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Lampung.
Menurutnya, kebakaran hutan tidak bisa terus dibiarkan karena dampaknya semakin luas, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat, terganggunya aktivitas sehari-hari, hingga kerusakan ekosistem dan jatuhnya korban jiwa.
Ia menilai, dampak kebakaran hutan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. Asap yang ditimbulkan juga mengganggu berbagai aktivitas publik, mulai dari proses belajar mengajar di sekolah, kegiatan perdagangan di pasar, hingga mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan di jalan raya.
“Dampaknya luar biasa bagi masyarakat luas. Bukan hanya gangguan pernapasan, tetapi banyak aktivitas yang ikut terganggu, baik proses belajar mengajar, kegiatan di pasar, maupun aktivitas berkendara,” ujar Ustadz Reza.
Ia juga menyoroti laporan mengenai korban jiwa yang disebut telah berjatuhan, baik dari kalangan relawan yang kelelahan, masyarakat, maupun anak-anak.
Menurutnya, situasi tersebut harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah agar segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan kebakaran dan mencegah bertambahnya korban.
“Hal ini tidak bisa terus dibiarkan. Jangan sampai korban terus berjatuhan akibat ulah tangan manusia. Pemerintah harus hadir dan memastikan penanganan dilakukan secara serius,” tegasnya.
Selain mengancam keselamatan manusia, Ustadz Reza mengingatkan bahwa kebakaran hutan juga mengakibatkan kerusakan ekosistem yang berdampak pada keberlangsungan hidup satwa liar.
Hutan yang selama ini menjadi habitat dan tempat berlindung berbagai jenis hewan berubah menjadi kawasan berbahaya akibat kobaran api. Satwa-satwa yang seharusnya dilindungi pun terancam kehilangan habitat, terluka, bahkan mati akibat kebakaran.
Ia menilai, kerusakan tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan lingkungan semata. Kebakaran hutan juga merupakan ancaman terhadap keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Karena itu, penanganan kebakaran harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup pencegahan, perlindungan masyarakat, penyelamatan satwa, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab.
Ustadz Reza menegaskan, pemerintah memiliki perangkat, kewenangan, dan sumber daya untuk mengambil langkah konkret dalam menghadapi bencana kebakaran hutan. Karena itu, ia meminta agar seluruh instrumen pemerintah segera dikerahkan untuk menangani kondisi di lapangan.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan atau wacana tanpa hasil yang dapat dirasakan secara langsung.
Ia turut menyoroti dampak asap kebakaran yang disebut telah mengganggu negara-negara tetangga. Kondisi tersebut, menurutnya, semakin memperlihatkan bahwa kebakaran hutan bukan persoalan lokal semata, melainkan masalah lingkungan yang dapat menimbulkan dampak lintas negara.
Ustadz Reza berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas, memperkuat koordinasi antarlembaga, meningkatkan upaya pemadaman dan pencegahan, serta menindak pihak-pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran hutan secara melawan hukum.
Ia menekankan, penanganan kebakaran hutan tidak boleh menunggu sampai dampaknya semakin parah atau korban jiwa terus bertambah..
